Memiliki momongan tentu menjadi idaman banyak pasangan yang telah menikah. Namun, punya buah hati ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selain intensitas berhubungan yang cukup, pasangan, terutama perempuan, juga perlu mengetahui masa subur mereka. Ini untuk mempermudah program kehamilan dan memperbesar kemungkinan untuk memiliki anak. Kamu bisa menggunakan ovulasi test strip untuk menghitung masa subur.

Bagaimana Menghitung Masa Subur?

Sebenarnya, perempuan bisa menghitung sendiri masa subur melalui siklus haid mereka. Menurut rumus umum, masa subur kaum Hawa adalah 12 hingga 16 hari sebelum datang bulan selanjutnya. Jadi, rata-rata perempuan memiliki masa subur pada hari ke-10 hingga ke-17 setelah haid terakhir. Sayangnya, rumus ini cuma berlaku pada mereka yang punya siklus datang bulan yang teratur.

Lalu, bagaimana dengan perempuan yang kebetulan tidak memiliki atau jarang mengalami haid yang teratur? Sebenarnya ada rumus lain, tetapi dengan catatan kalau si perempuan punya catatan siklus datang bulan minimal 8 bulan terakhir. Cukup tentukan masa siklus haid paling pendek, misalnya 34 hari, lalu dikurangi 18, dan hasilnya diperoleh  6. Nah, angka 6 ini merupakan hari pertama masa subur.

Kelebihan Ovulasi Test Strip

Jika tidak ingin ribet, kaum Hawa bisa memanfaatkan sebuah alat bernama ovulasi test strip. Produk ini cukup efektif untuk menentukan masa subur perempuan, bahkan ketepatannya bisa mencapai angka 99 persen dalam sekali pakai. Meski sangat akurat, ovulasi test strip tidak disarankan atau tidak dapat dipakai oleh mereka dengan kondisi LUFS (Luteinized Unruptured Follicle Syndrome) lantaran dapat memengaruhi luteinizing hormone (LH). 

Secara garis besar, prinsip kerja ovulasi test strip adalah akan mengalami reaksi (biasanya berubah warna atau menimbulkan tanda) jika terjadi kenaikan LH saat dilakukan tes. Ovulasi test strip akan mendeteksi bahwa perempuan akan mengalami ovulasi sekitar 24 hingga 48 jam berikutnya. Apabila dipakai dengan benar, seperti disinggung di atas, keakuratan uji kesuburan menggunakan ovulasi test strip ini dapat mencapai angka 99 persen.

Cara Menggunakan Ovulasi Test Strip

Sama seperti alat tes kehamilan, menggunakan ovulasi test strip ini pun sangat mudah dan bisa dilakukan siapa saja, termasuk mereka yang pemula. Cukup pegang ovulasi test strip pada bagian yang berwarna, kemudian celupkan strip bagian yang berwarna putih hingga mencapai batas tulisan MAX, selama kurang lebih 3 sampai 5 detik. Setelah itu, angkat ovulasi test strip dan letakkan pada bidang yang datar. Tunggu sekitar 1 sampai 5 menit sampai hasil tes muncul.

Lalu, kapan waktu terbaik menggunakan ovulasi test strip agar hasilnya benar-benar akurat? Secara umum, penggunaan ovulasi test strip disarankan antara pukul 10 pagi hingga 8 malam. Namun, ada pula yang memakai ovulasi test strip lebih pagi, sekitar jam 8 pagi. Jika ingin hasil lebih akurat, sebaiknya memakai ovulasi test strip secara konsisten, misal sekarang jam 10 pagi, besok jam 10.05 pagi, lusa jam 10.10 pagi. Dengan kata lain, rentang waktu jangan terlalu jauh.

You might also enjoy:

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *